Search

Berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

VITAMIN YANG LARUT DALAM LEMAK
Vitamin A
Sifat      : Vitamin A adalah suatu kristal alkohol berwarna kuning dan larut dalam lemak. Dalam vitamin A biasanya terdapat dalam bentuk ester retinil, yaitu terikat dalam asam lemak rantai panjang.
Fungsi   : Vitamin A penting untuk pemeliharaan sel kornea dan epitel dari penglihatan. Vitamin A juga membantu pertumbuhan dan reproduksi tulang dan gigi. Selain itu vitamin A juga berperan dalam pembentukan dan pengaturan hormon serta membantu melindungi tubuh terhadap kanker.
Akibat Kekurangan Vitamin A :
1.    Rabun senja atau buta ayam
2.    Kulit menjadi tebal dan kasar
3.    Pertumbuhan menjadi lamban
4.    Kornea mata menjadi kuning


Vitamin D
Sifat    : - Dapat dibentuk tubuh terutama di kulit dengan bantuan sinar matahari.
-  Karena dapat disintesis dalam tubuh, vitamin D dapat dikatakan bukan vitamin, tapi suatu prohormon.
Fungsi   : Vitamin D bekerja pada mineralisasi tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor di dalam sistem pencernaan,sehingga kadarnya di dalam darah meningkat. Hal ini dilakukan dengan mengambil kalsium dari tulang dan dengan mendorong penyimpanannya oleh ginjal.
Akibat Kekurangan Vitamin D :
1.    pertumbuhan gigi tidak sempurna
2.    penyakit rachitis, dimana tulang-tulang tetap lunak dan berubah bentuknya.

Vitamin E
Sifat      : Vitamin E larut dalam pelarut lemak seperti minyak, lemak, alkohol, aseton, eter dan sebagainya. Karena tidak larut dalam air, vitamin E dalam tubuh hanya dapat dicerna dengan bantuan empedu hati,
Fungsi   : Seperti halnya vitamin C, Vitamin E juga merupakan antioksidan. Vitamin E membantu menstabilkan membran sel, mengatur reaksi oksidasi dan melindungi vitamin A. Dalam peranannya sebagai anti oksidan, vitamin E mempunyai pengaruh besar terhadap sel, seperti sel darah merah dan sel darah putih yang melewati paru-paru.
Akibat Kekurangan Vitamin E :
Ketika kadar vitamin E dalam darah sangat rendah, sel darah merah dapat terbelah. Proses ini disebut hemolisis eritrodit dan dapat dihindari dengan vitamin E. Kekurangan vitamin E dapat berakibat pada sistem syaraf dan otot yang menyebabkan kelemahan, kesulitan berjalan dan nyeri pada otot betis.

Vitamin K
Sifat      : Vitamin K cukup tahan terhadap panas, tetapi tidak tahan terhadap bahan alkali dan cahaya.
Fungsi   : Vitamin K merupakan kebutuhan penting untuk sintesis beberapa protein termasuk dalam pembekuan darah. Vitamin K juga dibutuhkan untuk pembentukan tulang.
Akibat Kekurangan Vitamin K :
1.    pendarahan yang terus menerus
2.    anemia yang hebat
3.    darah sukar membeku bila ada salah satu alat tubuh kita yang terluka.

VITAMIN YANG LARUT DALAM AIR
Vitamin B
Sifat      : Vitamin B larut dalam air, tidak larut dalam minyak dan dalam zat-zat pelarut lemak, stabil terhadap pemanasan pH asam, tetapi terurai pada suasana basa atau netral.
Fungsi   : Membantu proses oksidasi tubuh untuk memperoleh energi dan mencegah penyakit beri-beri
Akibat Kekurangan Vitamin B :
Kekurangan vitamin B1 menyebabkan kulit kering dan bersisik serta daya tahan tubuh berkurang

Vitamin C
Sifat      : Dalam keadaan kering vitamin C cukup stabil tetapi dalam keadaan larut, vitamin C mudah rusak karena bersentuhan dengan udara terutama bila terkena panas.
Fungsi   : 1. Antioksidan bagi tubuh yang diperlukan untuk menangkal radikal bebas dan mencegah kanker. Penyakit berat semacam kanker dapat dicegah dengan bantuan vitamin c.
                2. Meningkatkan imunitas atau sistem kekebalan tubuh.
                3. Menyerap zat besi yang baik untuk pembentukan sel darah merah.
Akibat Kekurangan Vitamin C :
Saat tubuh kekurangan vitamin C dan fungsi vitamin C tidak berjalan optimal dalam tubuh, maka tubuh akan mengalami beberapa gejala seperti, radang gusi, kulit kering, mimisan, nyeri sendi, anemia, dan penurunan kemampuan tubuh melawan penyakit.
0 Comments
Tweets
Komentar

0 komentar:

Blog's Stats